Rincian
Kepemimpinan transformatif merupakan kunci bagi masa depan demokrasi Indonesia. Di tengah dinamika pembangunan ekonomi, tantangan inklusi sosial, kesetaraan kepemimpinan perempuan, serta pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), pemimpin dituntut untuk mendorong transformasi institusi yang responsif dan akuntabel, memperluas partisipasi masyarakat, serta membangun kepercayaan publik.
Demokrasi yang inklusif dan berkelanjutan membutuhkan kepemimpinan yang mampu menghubungkan pembangunan ekonomi dengan penguatan demokrasi, membuka ruang partisipasi yang bermakna bagi perempuan dan kelompok yang kurang terwakili, serta memastikan transformasi digital memperkuat transparansi dan partisipasi tanpa mengabaikan risiko disinformasi, polarisasi, dan perlindungan hak digital.
Habibie Democracy Forum 2026 hadir sebagai ruang dialog lintas sektor untuk mempertemukan berbagai perspektif, pengalaman kepemimpinan, praktik transformasi kelembagaan, serta pembelajaran internasional. Forum ini bertujuan memperkuat kepemimpinan transformatif dalam mendorong transformasi institusi, membangun kepercayaan publik, dan mewujudkan demokrasi Indonesia yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan di era digital.
A. Sesi Pertama
Pidato Kebangsaan:
Dr. (H.C.) Puan Maharani
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia 2024–2029
Pidato Kebangsaan menjadi mimbar pembuka rangkaian Habibie Democracy Forum yang memberikan refleksi strategis mengenai arah kepemimpinan dan demokrasi Indonesia. Berangkat dari pengalaman kepemimpinan legislatif dan eksekutif, pidato ini diharapkan menghadirkan gagasan kepemimpinan yang mampu memimpin perubahan (leading change), memperkuat institusi agar lebih responsif dan akuntabel, serta membangun kembali kepercayaan publik. Pidato ini sekaligus menjadi pijakan bagi diskusi lintas sektor dalam rangkaian HDF 2026.
Panel Kebangsaan:
Panel kebangsaan ini menghadirkan perspektif lintas sektor mengenai bagaimana kepemimpinan transformatif dapat memperkuat demokrasi Indonesia. Diskusi ini menyoroti pengalaman dan gagasan dari bidang ekonomi pembangunan, transformasi institusi, ketahanan nasional, serta kepemimpinan perempuan, dengan tujuan merumuskan arah kepemimpinan yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.
Panelis:
1. Dr. Umar Juoro, M.A., M.A.P.E.
Dewan Pakar, The Habibie Center
2. Drs. Ignasius Jonan, M.A.
Menteri Perhubungan RI 2014 -2016 dan Menteri ESDM RI 2016 - 2019, dan Reformator PT Kereta Api Indonesia
3. Dr. H. Tubagus (TB) Ace Hasan Syadzily, M.Si.
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI
4. Dr. Lestari Moerdijat, S.S., M.M.
Wakil Ketua, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI
Pertukaran Pengetahuan Global:
Jan Senkyr
Direktur Konrad-Adenauer-Stiftung Indonesia dan Timor-Leste
Sesi pidato singkat sebagai penutup dari sesi pertama, menghadirkan perspektif global mengenai pengalaman dan pembelajaran lintas negara dalam membangun kepemimpinan demokratis, memperkuat institusi, dan menjaga kepercayaan publik di tengah perubahan politik, teknologi, dan tantangan global. Sebagai lembaga yang memiliki pengalaman panjang dalam penguatan demokrasi dan pendidikan politik di berbagai negara, KAS akan memberikan perspektif komparatif mengenai praktik dan pembelajaran demokrasi yang relevan bagi Indonesia.
Moderator Panel Kebangsaan: Andini Effendi, Jurnalis
B. Sesi Kedua
Pidato Kunci:
Meutya Viada Hafid, B.Eng., M.IP.
Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia
Pada sesi kedua, topik diskusi membahas peran kepemimpinan transformatif dalam menghadapi perubahan teknologi dan dampaknya terhadap demokrasi. Pidato Kunci oleh Menteri Komunikasi dan Digital RI akan menjadi pembuka awal sesi ini dengan menyoroti bagaimana transformasi digital dapat memperkuat partisipasi, hak digital, ruang sipil, serta tata kelola yang inklusif dan dipercaya publik.
Forum Gagasan dan Kolaborasi
1. Research Insights - Perspektif Riset
- Heroik Mutaqin Pratama
Direktur Eksekutif, Perkumpulan Pemilu dan Demokrasi (Perludem)
- Nenden Sekar Arum
Direktur Eksekutif, Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet)
2. Transformative Practices - Praktik Lapangan
- Andhyta F. Utami
Think Policy
Dialog Kolaboratif: Kolaborasi untuk Demokrasi yang Inklusif dan Tangguh
Narasumber:
1. Alexander Sabar
Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital RI
2. Abigail Limuria
Co-Founder, What Is Up, Indonesia (WIUI)
3. Pieter Lydian
Direktur Meta Indonesia
4. Ravio Patra
Direktur Westminster Foundation for Democracy untuk Indonesia
5. Firman Noor
Peneliti Senior, The Habibie Center
Moderator: Putri Ayuningtyas, Jurnalis
Program
Selasa, 3 November 2026
09:00 – 09:55 Pembukaan dan Sambutan
Dr.-Ing. Ilham Akbar Habibie, M.B.A. (Ketua Dewan Pembina, The Habibie Center)
Prof. Dr. Dewi Fortuna Anwar, M.A. (Ketua Dewan Pengurus, The Habibie Center)
Sesi I
09:55 – 10:55 Pidato Kebangsaan: “Kepemimpinan Transformatif dan Masa Depan Demokrasi”
Dr. (H.C.) Puan Maharani (Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia 2024–2029)
11:00 – 12:15 Panel Kebangsaan
1. Dr. Umar Juoro, M.A., M.A.P.E.
“Kepemimpinan Habibie dalam Transformasi Kelembagaan Demokrasi dan Ekonomi”
2. Drs. Ignasius Jonan, M.A.
“Kepemimpinan Transformatif: Mengubah Institusi, Membangun Kepercayaan”
3. Dr. H. Tubagus (TB) Ace Hasan Syadzily, M.Si.
"Kepemimpinan Strategis Lintas Lembaga dalam Menjawab Tantangan Ketahanan dan Tata Kelola Bangsa"
4. Dr. Lestari Moerdijat, S.S., M.M.
“Kepemimpinan Perempuan untuk Demokrasi yang Inklusif”
Moderator: Andini Effendi
12:15 – 12:30 Pidato Penutup
Jan Senkyr (Direktur, Konrad-Adenauer-Stiftung untuk Indonesia dan Timor-Leste)
“Pertukaran Pengetahuan Global: Belajar dari Pengalaman Demokrasi Lintas Negara”
Sesi II
14:00 – 14:15 Sambutan Pembuka
Mohammad Hasan Ansori, Ph.D. (Direktur Eksekutif, The Habibie Center)
14:15 – 14:35 Pidato Kunci
Meutya Viada Hafid, B.Eng., M.IP. (Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia)
14:45 – 15:20 Research Insights and Best Practice
Research Insight:
- Heroik Mutaqin Pratama
“Penguatan Open Data Pemilu dan Partai Politik serta Jaminan Perlindungan Data Pribadi Menuju Pemilu 2029”
- Nenden Sekar Arum
“Hak Digital untuk Demokrasi dan Civic Space: Studi Pemetaan Regulasi Internet di Indonesia:
Best Practice:
- Andhyta F. Utami
“Memimpin Transformasi Digital yang Inklusif, Memberdayakan, dan Terpercaya”
Moderator: Putri Ayuningtyas
15:20 – 16:10 Sesi Tanggapan Panelis
- Alexander Sabar
- Abigail Limuria
- Pieter Lydian
- Ravio Putra
- Firman Noor
16:10 – 16:30 Sesi Tanya Jawab dan Penarikan Kesimpulan
Moderator
16:40 – 16:45 Penutup
Moderator