Rincian
Indonesia telah menempuh perjalanan demokratisasi selama lebih dari dua dekade sejak Reformasi 1998, dengan parlemen menjadi salah satu pilar penting dalam proses konsolidasi demokrasi. DPR RI dan DPD RI sebagai bagian dari MPR RI memiliki peran strategis dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran yang secara langsung berkontribusi terhadap kualitas kebijakan publik dan akuntabilitas pemerintahan.
Dalam periode MPR RI saat ini, terdapat 137 anggota atau sekitar 18,7 persen yang berusia 40 tahun ke bawah. Meskipun proporsi tersebut masih berada di bawah persentase penduduk muda Indonesia, meningkatnya keterwakilan generasi muda di parlemen membuka peluang bagi pembaruan perspektif dan pendekatan dalam proses pembuatan kebijakan. Namun, anggota parlemen muda juga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dinamika politik dan kepentingan partai, proses legislasi yang kompleks, hingga tuntutan untuk menjaga integritas dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.
Atas dasar tersebut, kegiatan “Penguatan Kapasitas Kepemimpinan Parlemen Muda untuk Demokrasi yang Berkelanjutan” diselenggarakan sebagai ruang dialog dan pembelajaran bagi anggota parlemen muda serta tenaga ahli di DPR RI dan DPD RI. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan demokratis dengan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai integritas politik dan keuangan negara, akuntabilitas publik, serta tata kelola pembangunan berkelanjutan dalam pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.
Selain meningkatkan kapasitas individu, kegiatan ini juga mendorong pertukaran pengalaman dan perspektif antara anggota parlemen muda dari berbagai fraksi serta tenaga ahli Komisi DPR RI dan Komite DPD RI. Penguatan kapasitas tenaga ahli menjadi bagian penting karena mereka berperan dalam mendukung kerja substantif anggota parlemen, termasuk melalui analisis kebijakan, penyusunan bahan legislasi, dan pengawasan implementasi anggaran.
Kegiatan diikuti oleh 37 peserta berusia di bawah 40 tahun, yang terdiri atas 20 anggota parlemen (16 anggota DPR RI dan 4 anggota DPD RI) serta 17 tenaga ahli parlemen dari Komisi DPR RI dan Komite DPD RI. Peserta diprioritaskan bagi mereka yang memiliki perhatian terhadap isu pembangunan berkelanjutan, inklusivitas, serta tata kelola dan pengelolaan keuangan negara, dengan memperhatikan keseimbangan gender.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan mengangkat empat tema utama, yaitu tantangan kepemimpinan parlemen muda untuk pembangunan berkelanjutan; integritas keuangan dan akuntabilitas publik; etika dan integritas politik untuk kepemimpinan yang demokratis; serta peran generasi muda sebagai aktor strategis dalam kebijakan demokratis.
Rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui dua format utama. Sesi Talkshow Parlemen Muda (Sharing and Reflection Session) menjadi ruang bagi peserta untuk mendengarkan paparan narasumber, bertukar pengalaman, serta mendiskusikan berbagai tantangan kepemimpinan dan kebijakan secara terbuka. Sementara itu, Group Discussion (Breakout and Reporting Session) memberikan ruang yang lebih fokus bagi anggota parlemen dan tenaga ahli untuk mendalami isu, berbagi pengalaman, mengidentifikasi tantangan, serta memetakan kebutuhan masing-masing kelompok.
Melalui pendekatan yang partisipatif dan reflektif, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kepemimpinan parlemen muda dan tenaga ahli, membangun komunikasi serta kolaborasi lintas lembaga, dan menghasilkan rekomendasi yang dapat mendukung penguatan demokrasi Indonesia yang inklusif, berintegritas, dan berkelanjutan.
Panelis Dialog Parlemen Muda:
1. Mohammad Eddy Dwiyanto Soeparno – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MRP-RI)
2. Danang Tri Hartono – Deputi Bidang Analisis dan Pemeriksaan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
3. Sri Budi Eko Wardani – Dosen Ilmu Politik, Universitas Indonesia
4. Dadang Tri Sasongko – Sekretaris Jenderal Ad Interim, Transparency International Indonesia (TII)
Moderator: Winarso – Senior Investigator, Ombudsman Republik Indonesia (2000-2017)
Facilitator: Julia Novrita – Direktur Program dan Pengembangan, The Habibie Center
📅 Tanggal: 19 Agustus 2026
📍 Tempat Acara: Le Meridien Jakarta
Program
Rabu, 19 Agustus 2026
14:00 – 14:25 Pembukaan
Ilham Akbar Habibie (Ketua Dewan Pembina, The Habibie Center)
Jan Senkyr (Direktur, Konrad-Adenauer-Stiftung untuk Indonesia & Timor-Leste)
14:25 – 14:30 Pengantar Sesi Dialog Dialog Parlemen Muda
Moderator
14:30 – 15:30 Sesi Dialog Parlemen Muda
Panelis:
1. Danang Tri Hartono
Topik: “Integritas Keuangan dan Akuntabilitas Publik”
2. Mohammad Eddy Dwiyanto Soeparno
Topik: “Tantangan Kepemimpinan Parlemen Muda untuk Pembangunan Berkelanjutan”
3. Sri Budi Eko Wardani
Topik: “Generasi Muda sebagai Aktor Strategis dalam Kebijakan Demokratis”
4. Dadang Tri Sasongko
Topik: “Etika dan Integritas Politik untuk Kepemimpinan yang Demokratis“
15:30 – 15:40 Penarikan Kesimpulan Sesi Dialog Parlemen Muda
Moderator
16:00 – 17:30 Breakout Session Lokakarya Parlemen Muda
Room 1 — Anggota MPR RI
Panelis: Mohammad Eddy Dwiyanto Soeparno & Dadang Tri Sasongko
Facilitator: Julia Novrita
Room 2 — Tenaga Ahli DPR dan DPD RI
Panelis: Danang Tri Hartono & Sri Budi Eko Wardani
Facilitator: Winarso
16:30 Penutupan
Oleh Moderator dan Facilitator