Diese Kritik fand bald darauf auch bei den direkten Gegenspielern Yudhoyonos Resonanz, welche in den populistischen Tonfall einstimmten und dem Kandidatenteam neoliberale Tendenzen vorwarfen: unter SBY und Boediono drohe der Ausverkauf nationaler Vermögensbestände und das indonesische Volk werde zu Gastarbeitern im eigenen Land – so der Vorwurf von Jusuf Kalla, dem scheidenden Vizepräsidenten und Präsidentschaftskandidat der Golkar-Partei.
(Den gesamten Bericht können Sie oben als PDF-Datei herunterladen.)
Disediakan oleh
Kantor Perwakilan di Indonesia dan Timor-LesteTentang seri ini
Konrad-Adenauer-Stiftung mempunyai perwakilan dengan kantor sendiri di lima benua di sekitar 70 negara. Para pejabat setempat dapat memberi liputan terpercaya tentang kejadian-kejadian aktuil dan perkembangan jangka panjang di negara tempat mereka ditugaskan. Melalui tinjauan-tinjauan mereka, para pengunjung situs internet Konrad-Adenauer-Stiftung akan memperoleh analisa eksklusif, informasi latar belakang dan evaluasi.
Informasi pemesanan
erscheinungsort
Indonesien Indonesien